Kabarjatimnews.id | PACITAN – Komitmen TNI AD melalui satuan teritorial dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan kembali diwujudkan di Kabupaten Pacitan. Kodim 0801/Pacitan melalui Koramil 02/Kebonagung bersama pemerintah desa dan masyarakat melaksanakan pembangunan Jembatan Gantung Garuda Nusantara di Desa Gawang, Kecamatan Kebonagung, Rabu (11/2/2026). Proyek ini diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi yang selama ini dihadapi warga setempat.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Nusantara merupakan bagian dari program TNI AD untuk membantu pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan. Jembatan gantung sepanjang 28 meter dan lebar 1,4 meter tersebut dirancang menjadi jalur vital penghubung antar dusun, sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat, termasuk akses pendidikan bagi anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Dandim 0801/Pacitan melalui Perwira Seksi Logistik (Pasilog) Kapten Czi Suprapto menjelaskan bahwa progres pembangunan telah memasuki tahap pemasangan besi rangka dan landasan papan jembatan.
“Pengerjaan saat ini sudah sampai pada pemasangan besi rangka dan akan dilanjutkan dengan pemasangan papan jembatan. Kami berharap setelah selesai, jembatan ini dapat memberikan kemudahan akses bagi warga, terutama anak-anak sekolah,” ujar Kapten Suprapto.
Ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata peran TNI dalam membantu pemenuhan infrastruktur dasar masyarakat, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses. Menurutnya, kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci percepatan pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
“Jembatan ini merupakan akses utama bagi masyarakat Desa Gawang. Dengan adanya Jembatan Gantung Garuda Nusantara, diharapkan mobilitas warga semakin lancar, akses pendidikan lebih mudah, serta aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan aman,” tambahnya.
Pemerintah Desa Gawang menyambut baik sinergi tersebut dan berharap keberadaan jembatan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah. Warga setempat juga menunjukkan antusiasme tinggi dengan terlibat langsung dalam proses pembangunan melalui kegiatan gotong royong bersama TNI dan aparat desa.
Sinergitas antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam pembangunan Jembatan Gantung Garuda Nusantara menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pedesaan.
Diharapkan, setelah rampung, jembatan ini tidak hanya memperlancar akses transportasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas akses pendidikan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan aktivitas sehari-hari masyarakat Desa Gawang dan sekitarnya. (Red)
Posting Komentar
0Komentar