Kabarjatimnews.id | Pacitan — Ribuan jamaah memadati Masjid Syeikh Yahudo, Desa Nogosari, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Senin (2/2/2026) malam, dalam peringatan Haul Syeikh Yahudo. Kegiatan keagamaan tahunan ini dihadiri Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0801/Pacitan Mayor Inf Muhajir bersama unsur Forkopimca, tokoh agama, dan masyarakat, sebagai upaya memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menjaga ketertiban acara.
Haul Syeikh Yahudo merupakan agenda rutin sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi tokoh agama yang berjasa dalam syiar Islam di Pacitan. Sejak pagi hari, rangkaian kegiatan telah dilaksanakan, dimulai dengan Salat Subuh berjamaah, pembacaan Al-Qur’an, Salat Dhuha, hingga Salat Zuhur dan Asar berjamaah. Pada sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan Salat Magrib dan buka puasa bersama.
Memasuki malam, jamaah mengikuti Dzikir Ghofilin, Salat Isya berjamaah, pengajian kitab kuning, pembacaan Al-Qur’an juz terakhir, doa syiir, serta doa khatmil Al-Qur’an. Jumlah jamaah yang hadir diperkirakan mencapai ±2.000 orang.
Kegiatan ini turut dihadiri Danramil 07/Ngadirojo Kapten Czi Gutarno, Kabagren Polres Pacitan Kompol Haries Prabowo, SH, Camat Ngadirojo M. Taufik Efendi, S.STP., M.Si., Kepala Desa Nogosari Trima, anggota Koramil dan Polsek Ngadirojo masing-masing enam personel, Ketua Panitia Gus Toba, Penanggung Jawab Gus Robert, serta unsur Linmas setempat.
Kasdim 0801/Pacitan Mayor Inf Muhajir menyampaikan bahwa Haul Syeikh Yahudo menjadi momentum penting untuk mendoakan, menghormati, dan mengenang perjuangan Syeikh Yahudo dalam menyebarkan ajaran Islam di Pacitan.
“Melalui doa bersama ini, kami berharap masyarakat Pacitan, khususnya Kecamatan Ngadirojo, senantiasa mendapat keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT,” ujarnya.
Ia menambahkan, Kodim 0801/Pacitan menurunkan personel untuk bersinergi dengan Polri dan Linmas dalam pengamanan kegiatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib, aman, dan khidmat mengingat besarnya jumlah jamaah yang hadir.
Sementara itu, Ketua Panitia Haul Syeikh Yahudo, Gus Toba, mengapresiasi dukungan seluruh pihak, termasuk TNI–Polri dan pemerintah kecamatan. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci kelancaran kegiatan sekaligus mencerminkan kebersamaan antara ulama, umara, dan masyarakat.
Peringatan Haul Syeikh Yahudo tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga ruang mempererat silaturahmi dan persatuan umat. Kehadiran TNI, Polri, pemerintah daerah, dan tokoh agama diharapkan terus memperkuat sinergi dalam menjaga kerukunan, keamanan, serta nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat Pacitan. (*)
Posting Komentar
0Komentar