Babinsa Dampingi Denzibang Madiun Tinjau Lokasi Jembatan Gantung di Pucangombo

Kabar Jatim News
By -
0
Kabarjatimnews.id | Pacitan — Babinsa Koramil 04/Tegalombo, Kodim 0801/Pacitan, Koptu Destiko, mendampingi Tim Detasemen Zeni Bangunan (Denzibang) 3/V Madiun melakukan pengecekan dan pengukuran awal rencana pembangunan jembatan gantung di Desa Pucangombo, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Selasa (3/2/2026).

Kegiatan peninjauan lapangan tersebut dihadiri Tim Denzibang 3/V Madiun yang terdiri atas Serma Edy dan Serma Maryono, Babinsa Desa Pucangombo Koptu Destiko, Kepala Desa Pucangombo Sarmidi, Kepala Dusun Andi, perangkat desa, serta perwakilan masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan meliputi pengecekan kondisi medan, pengukuran bentang jembatan dari titik terdekat hingga terjauh, serta koordinasi teknis dengan pemerintah desa terkait pengajuan pembangunan jembatan gantung. Tim juga menilai lebar sungai dan akses jalan menuju lokasi sebagai bagian dari kajian awal perencanaan.

Peninjauan ini merupakan tahap awal perencanaan pembangunan jembatan gantung yang masuk dalam program pemerintah pusat. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan keselamatan mobilitas warga serta mendukung akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.
Serma Edy dari Tim Denzibang 3/V Madiun menyampaikan bahwa hasil peninjauan lapangan akan menjadi dasar perencanaan teknis. “Hasil pengecekan dan pengukuran ini akan kami jadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan perencanaan teknis agar pembangunan jembatan memenuhi standar keamanan dan ketahanan konstruksi,” ujarnya.

Sementara itu, Koptu Destiko menegaskan bahwa pendampingan Babinsa merupakan wujud sinergi TNI AD dengan pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan. “Pendampingan ini adalah bentuk dukungan Kodim 0801/Pacitan terhadap program pemerintah pusat, khususnya pembangunan infrastruktur di daerah terpencil,” katanya.

Kepala Desa Pucangombo, Sarmidi, menyambut baik peninjauan tersebut dan berharap rencana pembangunan dapat segera terealisasi. Menurutnya, jembatan gantung sangat dibutuhkan warga untuk memperlancar aktivitas harian, terutama akses pendidikan dan ekonomi.

Melalui sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, rencana pembangunan jembatan gantung di Desa Pucangombo diharapkan dapat berjalan sesuai perencanaan dan segera terwujud. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi modal penting untuk menghadirkan infrastruktur yang aman, bermanfaat, dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat. (*)
Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)