Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Pacitan Masuki Tahap Pemasangan Menara

Kabar Jatim News
By -
0
Kabarjatimnews.id | Pacitan — Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Dusun Kresek, Desa Gawang, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, terus menunjukkan progres signifikan. Proyek infrastruktur strategis di wilayah teritorial Kodim 0801/Pacitan tersebut kini memasuki tahap krusial, yakni pengecoran dan pengelasan menara pylon, Selasa (20/01/2026).

Jembatan gantung ini diproyeksikan menjadi akses vital bagi mobilitas warga, khususnya masyarakat Dusun Kresek yang selama ini menghadapi keterbatasan sarana penghubung antarwilayah. Percepatan pengerjaan dilakukan guna memastikan akses transportasi yang lebih aman, mudah, dan efisien.

Komandan Kodim 0801/Pacitan, Letkol Arh Imam Musahirul, S.H., M.I.P., saat meninjau langsung lokasi proyek, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat pedesaan. Menurutnya, tahap pemasangan menara pylon menjadi bagian paling penting karena berfungsi sebagai struktur utama penopang kabel dan bentang jembatan.

“Pekerjaan pengecoran dan pengelasan menara saat ini menjadi fokus utama. Saya terus memantau perkembangan di lapangan bersama Pasilog, Danramil Kebonagung, serta tim teknis untuk memastikan kekuatan dan kualitas struktur,” ujar Letkol Imam.

Ia menambahkan, keterbatasan akses selama ini berdampak pada aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan warga. Kehadiran jembatan gantung ini diharapkan mampu membuka konektivitas baru yang mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Kami berkomitmen menyelesaikan pembangunan dengan cepat tanpa mengabaikan aspek kualitas dan keselamatan. Standar keamanan tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Proses pemasangan menara dilakukan dengan tingkat ketelitian tinggi menggunakan material yang dirancang tahan terhadap cuaca dan mampu menahan beban pejalan kaki maupun kendaraan roda dua. Selain dukungan teknis dari TNI, partisipasi aktif masyarakat setempat turut memperlancar pelaksanaan proyek.

Semangat gotong royong antara personel TNI dan warga Dusun Kresek tampak nyata di lokasi pembangunan. Sinergi tersebut tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sebagai fondasi penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi kepentingan publik. (*)
Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)