Kabarjatimnews.id | PACITAN — Peningkatan infrastruktur Jalan Sukoharjo–Buyutan sepanjang 2,74 kilometer di Kabupaten Pacitan resmi tuntas dikerjakan lebih awal dari jadwal target, Senin (12/10/2026). Proyek bernilai kontrak Rp3,17 miliar yang dimulai sejak 30 Juni 2026 ini berhasil diselesaikan guna memperlancar mobilitas harian masyarakat sekaligus mempermudah akses wisatawan menuju kawasan Pantai Buyutan.
Berdasarkan data teknis, jalan sepanjang 2.740 meter tersebut awalnya ditargetkan rampung pada 27 Oktober 2026. Percepatan penyelesaian pengerjaan fisik ini diharapkan memberikan dampak langsung pada efisiensi waktu tempuh warga maupun wisatawan yang berkunjung ke kawasan pesisir Pacitan.
Perbaikan jalur ini merupakan bagian dari strategi dasar Pemkab Pacitan dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah. Akses jalan yang memadai diproyeksikan tidak hanya memanjakan pengunjung, tetapi juga memicu perputaran roda ekonomi bagi para pelaku usaha di sepanjang jalur tersebut.
Rampungnya proyek senilai Rp3.178.000.000 ini disambut hangat oleh masyarakat sekitar. Selain memperlancar arus transportasi pariwisata, kondisi jalan yang kini mulus dan aman sangat membantu aktivitas harian warga, mulai dari mobilitas bekerja hingga pengangkutan hasil usaha.
”Dengan jalan yang lebih baik, kami berharap perjalanan masyarakat dan wisatawan menjadi lebih nyaman. Semoga semakin banyak pengunjung yang datang ke Pantai Buyutan sehingga perekonomian warga ikut meningkat,” ujar salah seorang warga setempat.
Manfaat senada turut dirasakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi wisata. Kemudahan akses dinilai berpotensi meningkatkan volume kunjungan wisatawan, yang berimbas langsung pada peningkatan omzet pedagang kuliner dan suvenir lokal.
Kendati demikian, para pelaku UMKM berharap perbaikan jalan ini diimbangi dengan promosi pariwisata yang berkelanjutan serta penataan kawasan yang terintegrasi agar manfaat ekonomi terasa maksimal dan jangka panjang.
Sebagai langkah tindak lanjut, pemeliharaan berkala terhadap kondisi jalan serta sinergi antarinstansi terkait tetap diperlukan. Hal ini penting untuk memastikan kualitas jalan bernilai Rp3,17 miliar tersebut dapat terus memberikan manfaat optimal bagi kelancaran arus transportasi dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pacitan. ( BBG)

Posting Komentar
0Komentar