Tembus Kedalaman 19 Meter, TNI dan BNPB Genjot Pengeboran Sumur Dalam di Ngadirojo Pacitan

Kabar Jatim News
By -
0

Kabarjatimnews.id | PACITAN — Dalam upaya menanggulangi krisis air bersih yang melanda warga kawasan pesisir dan perbukitan, Kodim 0801/Pacitan menerjunkan personel Babinsa untuk mendampingi pelaksanaan pengeboran sumur dalam dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Dusun Damas RT 01/RW 05, Desa Hadiwarno, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Rabu (16/9/2026). Langkah sinergis ini diambil guna memastikan proyek penyediaan sumber air tersebut berjalan lancar dan tepat sasaran.

​Hingga Rabu sore, proyek pengeboran yang dikerjakan oleh empat orang tenaga ahli tersebut telah mencapai kedalaman 19 meter. Kehadiran aparat teritorial di lapangan bertujuan untuk mengawal pengerjaan fasilitas publik ini agar dapat segera dimanfaatkan oleh warga sekitar yang terdampak kekeringan.

​Danramil 0801/07 Ngadirojo, Kapten Czi Gutarno, menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam proyek ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung penanganan bencana kekeringan di daerah.

"Air bersih adalah kebutuhan vital. Kami dari Koramil akan terus kawal dan dampi proses pengeboran ini hingga tuntas agar manfaatnya segera dirasakan oleh warga Dusun Damas yang selama ini kesulitan air," ujar Gutarno.

​Meski demikian, pengerjaan di lapangan tak lepas dari kendala teknis. Tim teknis menemukan hambatan berupa fenomena water loss atau hilangnya pasokan air saat mata bor menyentuh kedalaman 13 meter. Kondisi ini disebabkan oleh karakteristik kontur tanah bawah permukaan kawasan tersebut yang memiliki banyak rongga.

​Untuk mengatasi hambatan geografis tersebut, tim di lapangan menyiasatinya dengan mengalirkan air secara continuous (terus-menerus) dari penampungan atas selama proses penembusan tanah berlangsung. Skema ini berkonsekuensi pada peningkatan konsumsi air operational demi menjaga stabilitas lubang bor.

​Kendati harus menghadapi dinamika teknis struktur tanah, proses pengerjaan terus dilanjutkan. Sinergi antara TNI, BNPB, dan warga setempat ditargetkan dapat segera menembus akuifer utama guna menjamin ketersediaan air bersih secara berkelanjutan di Kabupaten Pacitan. (*)

Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)