Soroti Kedisiplinan Prajurit, Kasdim Pacitan Bacakan Komitmen Reward and Punishment KASAD

Kabar Jatim News
By -
0


Kabarjatimnews.id | PACITAN – Komando Distrik Militer (Kodim) 0801/Pacitan menegaskan kembali komitmen penguatan kedisiplinan internal, ketegasan sanksi hukum bagi personel yang diduga melanggar aturan, serta kesiapan menghadapi krisis global dalam Upacara Bendera 17-an di Lapangan Makodim 0801/Pacitan, Jalan Letjen Suprapto No. 42, Pacitan, Jumat (17/06/2026). Langkah strategis jajaran TNI Angkatan Darat ini dinilai krusial di tengah dinamika lingkungan strategis nasional yang menuntut netralitas penuh dari aparat kedaulatan negara.


​Upacara kedinasan bulanan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0801/Pacitan, Mayor Inf Muhajir, selaku Inspektur Upacara (Irup). Sementara itu, Kapten Arm Abdul Radzak bertindak sebagai Komandan Upacara dan Kapten Inf Ragil diamanatkan sebagai Perwira Upacara.


Dalam kesempatan tersebut, Mayor Inf Muhajir membacakan amanat resmi Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. Pesan tertulis pimpinan tertinggi Angkatan Darat tersebut secara kritis menyoroti tiga aspek mendasar: profesionalisme prajurit, urgensi menjaga netralitas komando, dan kewaspadaan tinggi terhadap perkembangan geopolitik global, termasuk ancaman krisis energi yang berpotensi memengaruhi kestabilan nasional.


​Secara objektif, amanat KASAD juga menggarisbawahi komitmen penegakan tata tertib di internal militer. TNI AD menyatakan tidak akan mentolerir pelanggaran dengan menjanjikan proses hukum yang transparan dan berkeadilan bagi oknum anggota yang diduga melakukan pelanggaran, sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Meski demikian, institusi tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sebelum ada keputusan hukum tetap. Sebaliknya, bagi prajurit yang menunjukkan prestasi nyata, institusi menjanjikan pemberian penghargaan (reward) yang setimpal.


​Selain pembenahan internal, institusi militer ini dituntut untuk senantiasa peka terhadap kondisi sosial-ekonomi masyarakat. Prajurit TNI AD diwajibkan hadir memberikan solusi konkret atas persoalan riil di wilayah tugas masing-masing agar stabilitas wilayah dari ancaman non-militer dapat diantisipasi sejak dini.


​Sebagai penutup amanatnya, KASAD menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi prajurit yang berhasil mengawal kelancaran berbagai agenda penting berskala nasional maupun internasional. Kendati demikian, komando atas tetap mengingatkan para personel untuk memprioritaskan pemeliharaan kesehatan pribadi serta keharmonisan keluarga sebagai fondasi dasar dalam menunjang kelancaran pelaksanaan tugas negara di lapangan. (*)

Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)