Kabarjatimnews.id | PACITAN — Suasana Lapangan Belakang Makodim 0801/Pacitan, Desa/Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, berubah semarak dan penuh keceriaan saat anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XV Dim Pacitan bersama anak-anak mengikuti berbagai lomba permainan tradisional dalam rangka memperingati HUT Persit KCK ke-80 Tahun 2026, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan yang biasanya identik dengan aktivitas militer itu mendadak dipenuhi gelak tawa dan sorak-sorai peserta. Beragam permainan tradisional seperti engklek, gobak sodor, dakon, hingga lompat tali karet digelar sebagai sarana hiburan sekaligus edukasi yang menumbuhkan nilai kebersamaan, sportivitas, dan kekompakan keluarga besar Persit.
Lapangan belakang Makodim yang lazim digunakan untuk apel dan kegiatan kedinasan disulap menjadi arena permainan rakyat yang sarat nilai budaya. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap perlombaan yang menuntut strategi, kerja sama tim, serta ketangkasan.
Selain menjadi ajang rekreasi, lomba permainan tradisional ini juga dimaksudkan untuk mengenalkan kembali permainan masa lalu yang mulai jarang dimainkan. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menanamkan nilai sosial, mempererat interaksi antarkeluarga, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal sejak usia dini.
Ketua Persit KCK Cabang XV Dim Pacitan, Ny. Ajeng Musahirul, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga momentum memperkuat silaturahmi dan solidaritas antaranggota.
“Kami ingin HUT Persit ke-80 ini menjadi pengingat bahwa kekompakan adalah kekuatan. Dengan kebersamaan, berbagai tantangan dapat dihadapi bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui lomba permainan tradisional, anak-anak diharapkan tetap mengenal dan mencintai budaya permainan rakyat di tengah perkembangan era digital.
“Permainan tradisional masih relevan dan menyenangkan untuk anak-anak masa kini, sekaligus mengajarkan nilai kerja sama dan kebersamaan,” tambahnya.
Sejumlah peserta mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Selain mempererat hubungan antaranggota Persit dan keluarga, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih hangat dan harmonis.
Kegiatan berlangsung meriah hingga penutupan acara yang ditandai dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba. Meski hadiah yang diberikan sederhana, nilai kebersamaan dan kekompakan yang tercipta menjadi makna utama dalam perayaan HUT Persit KCK ke-80 di Pacitan. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan terus dilaksanakan sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus memperkuat soliditas keluarga besar Persit dan masyarakat sekitar. (*)
Posting Komentar
0Komentar