Kodim 0801/Pacitan Kebut Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda II, Progres Tembus 53 Persen

Kabar Jatim News
By -
0
Kabarjatimnews.id | Pacitan – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda II di Dusun Karang, Desa Pagutan, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Memasuki Rabu (25/2/2026), proyek infrastruktur tersebut telah mencapai 53 persen dan kini berada pada tahap pengecoran serta pengelasan menara (pylon) sebagai struktur utama penopang bentang jembatan.

Proyek yang berada di wilayah teritorial Kodim 0801/Pacitan ini ditargetkan memperkuat akses transportasi warga, khususnya masyarakat Dusun Karang yang selama ini menghadapi keterbatasan mobilitas antarwilayah.

Komandan Kodim 0801/Pacitan melalui Pasilog Kodim, Kapten Czi Suprapto, menjelaskan bahwa tahap pengecoran dan pengelasan menara menjadi bagian krusial dalam pembangunan jembatan gantung tersebut. Menurutnya, struktur menara akan menopang kabel utama dan menentukan kekuatan keseluruhan konstruksi.

“Saat ini progres pembangunan telah mencapai 53 persen. Personel Babinsa bersama masyarakat dan tim teknis fokus pada pengecoran serta pengelasan menara untuk memastikan struktur kokoh dan aman,” ujar Kapten Suprapto saat meninjau lokasi proyek.

Ia menegaskan, percepatan pengerjaan tetap mengedepankan standar kualitas dan keselamatan kerja. Material yang digunakan dirancang tahan terhadap cuaca dan beban kendaraan roda dua maupun pejalan kaki.

Selama ini, akses transportasi warga Dusun Karang dan sekitarnya relatif terbatas, terutama saat musim hujan. Kehadiran Jembatan Gantung Perintis Garuda II diharapkan mampu membuka konektivitas yang lebih baik, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mempermudah akses pendidikan dan layanan kesehatan.

“Kami berkomitmen menjaga kualitas konstruksi. Meski pekerjaan dilakukan secara cepat, aspek keamanan tetap menjadi prioritas utama,” tambahnya.

Sejumlah warga setempat menyambut positif pembangunan tersebut. Mereka berharap jembatan baru ini dapat memangkas waktu tempuh dan meningkatkan aktivitas ekonomi desa. Partisipasi aktif masyarakat dalam proses pengerjaan juga dinilai menjadi faktor penting kelancaran proyek.

Di lapangan, sinergi antara personel TNI dan warga tampak melalui semangat gotong royong dalam setiap tahapan pembangunan. Kolaborasi ini mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat pedesaan.

Pemerintah dan jajaran Kodim berharap pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda II dapat rampung sesuai target waktu, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat secara luas. Keberadaan jembatan ini diharapkan menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup warga Desa Pagutan dan sekitarnya. (Red)
Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)