Haul Akbar di Ponpes Al-Fattah Kikil Pacitan Perkuat Ukhuwah dan Keteladanan Ulama, Ribuan Jamaah Hadir

Kabar Jatim News
By -
0
Kabarjatimnews.id | PACITAN – Ribuan jamaah menghadiri Dzikro Haul Akbar Almaghfurlaha KH. Bakri Hasbulloh ke-49 dan KH. Moch. Burhanuddin ke-3 yang digelar di Pondok Pesantren Al-Fattah Kikil, Desa Arjosari, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Jumat (13/2/2026) malam. Kegiatan berlangsung khidmat dengan rangkaian doa, sholawat, serta mauidzoh hasanah sebagai bentuk penghormatan dan penguatan nilai spiritual masyarakat.

Kegiatan haul menghadirkan penceramah KH. Ahmad Yani, S.Ag., M.Pd.I selaku pengasuh Pesantren Tanah Jawi Boyolali, Jawa Tengah. Acara juga dihadiri Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Danramil 0801/03 Arjosari Lettu Cke Misrum, unsur Forkopimca Arjosari, pimpinan Ponpes Al-Fattah Kikil KH. Hammam Fathulloh HB, SE., M.Pd, para wali santri, serta sekitar 1.000 jamaah Muslimat Kecamatan Arjosari.
Rangkaian acara diawali pembacaan Maulid oleh Jam’iyyah Diba’iyah Madad Yaa Nabi dan 1000 Penerbang, dilanjutkan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Sholawat Badar, tahlil, mahalul qiyam, dan doa bersama. Seluruh rangkaian berlangsung tertib dengan dukungan panitia dan aparat kewilayahan.

Dalam mauidzoh hasanahnya, KH. Ahmad Yani menegaskan bahwa haul merupakan bentuk takdhim atau penghormatan kepada para masyayikh yang telah mendidik santri. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mengenang serta meneladani amal saleh para ulama.

“Bersyukur atas kesehatan yang diberikan Allah SWT, terus beribadah, hidup sederhana, sabar, rendah hati, dan penuh perjuangan merupakan sifat yang dicintai Allah SWT,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesabaran sebagai jalan memperoleh ketentraman, kasih sayang, dan kesuksesan. Selain itu, jamaah diajak memuliakan sesama, berbakti kepada orang tua, serta senantiasa memohon ampun kepada Allah SWT sebagai bekal kehidupan.

Sementara itu, Danramil 0801/03 Arjosari Lettu Cke Misrum menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara aparat, ulama, dan masyarakat. Pihaknya juga berkomitmen bersinergi dengan seluruh unsur terkait guna menjaga keamanan serta kelancaran kegiatan dari awal hingga akhir.

Bupati Pacitan dalam kesempatan tersebut mengapresiasi terselenggaranya haul akbar sebagai sarana memperkuat nilai keagamaan dan persaudaraan di tengah masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa terus menjadi ruang pembinaan moral dan spiritual generasi muda.

Dzikro Haul Akbar di Ponpes Al-Fattah Kikil tidak hanya menjadi ajang doa dan penghormatan kepada ulama, tetapi juga memperkuat ukhuwah Islamiyah serta sinergi lintas sektor di Kabupaten Pacitan. Para tokoh agama, pemerintah daerah, dan aparat berharap kegiatan ini mampu meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta menumbuhkan semangat meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari demi terciptanya masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya. (Red)
Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)