Kabarjatimnews.id | Pacitan — TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0801/Pacitan terus menunjukkan komitmen mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan. Melalui Koramil 02/Kebonagung, TNI bersama pemerintah desa dan masyarakat melaksanakan pembangunan Jembatan Gantung Garuda Nusantara di Desa Gawang, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Senin (12/1/2026).
Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto, sekaligus wujud peran aktif TNI sebagai garda terdepan dalam membuka keterisolasian wilayah. Jembatan tersebut dirancang menjadi jalur vital penghubung antar dusun yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi.
Keberadaan Jembatan Gantung Garuda Nusantara diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah yang setiap hari harus melintasi jalur tersebut. Selain itu, jembatan ini juga diproyeksikan memperlancar aktivitas ekonomi warga, mempercepat akses layanan sosial, serta meningkatkan rasa aman dan kenyamanan dalam beraktivitas.
Dandim 0801/Pacitan melalui Pasilog Kodim 0801/Pacitan, Kapten Czi Suprapto, menjelaskan bahwa jembatan gantung tersebut dibangun dengan panjang 28 meter dan lebar 1,4 meter. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah memasuki sejumlah tahapan awal.
“Pada hari ini, pengerjaan telah mencapai droping material sekitar 40 persen, pembersihan lokasi 85 persen, pemasangan bouplang 30 persen, pembersihan footplate 4 persen, serta penggalian lubang anchor bentangan bawah sekitar 10 persen,” jelas Kapten Suprapto.
Ia menegaskan, pembangunan Jembatan Gantung Garuda Nusantara merupakan bentuk nyata kontribusi TNI dalam membantu pemenuhan infrastruktur dasar masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dengan akses terbatas.
“Kolaborasi TNI dengan pemerintah desa ini bertujuan menjawab kebutuhan riil masyarakat. Jembatan ini merupakan akses utama warga Desa Gawang. Dengan hadirnya jembatan ini, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar, akses pendidikan anak-anak lebih mudah, serta aktivitas harian warga dapat berjalan lebih efektif dan aman,” ujarnya.
Proses pembangunan jembatan juga mencerminkan kuatnya semangat sinergitas dan gotong royong. Personel TNI, perangkat desa, dan masyarakat Desa Gawang tampak bahu membahu dalam setiap tahapan pekerjaan. Ke depan, pembangunan ini diharapkan menjadi pengungkit peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas dan perekonomian desa di wilayah Pacitan. (*)
Posting Komentar
0Komentar